Press "Enter" to skip to content

12 Tujuan Menikah Dalam Islam yang Harus Kamu Ketahui

nasihat 0

12 Tujuan Menikah Dalam Islam

menikah dalam islam

Setiap insan laki-laki dan perempuan yang fitrahnya masih suci pasti menginginkan untuk melangkah ke jenjang pernikahan untuk menjadi satu keluarga. Menikah merupakan anugerah yang indah dari sang maha pencipta, menggabungkan dua insan yang saling mencintai.

Menikah adalah salah satu Sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bagi umatnya, karena dengan menikah akan memperbanyak kaum muslimin. Dan mencegah seseorang dari perbuatan keji zina.

Definisi Menikah Dalam Islam

Nikah menurut bahasa adalah adh dhom / Al Jami’ yang artinya mengumpulkan. Sedangkan secara istilah nikah adalah istilah dari akad yang masyhur yang terdiri dari rukun dan syarat.

Dalil syar’i tentang menikah

 

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

 

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32).

 

Disini disebutkan bahwa Allah akan memberi kecukupan bagi orang yang menikah, jadi tidak perlu takut akan miskin karena Allahlah Dzat Pemberi Rizki

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa Allah akan senantiasa menolong orang yang ingin menjaga kesucian diri lewat pernikahan. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda tentang tiga golongan orang yang akan di tolong Allah diantaranya orang yang menikah,

 

وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ

 

“… seorang yang menikah karena ingin menjaga kesuciannya.” (HR. An Nasai dan  At Tirmidzi  Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

 

Dengan menikah maka seseorang akan lebih terjaga dari perbuatan zina, karena dia sudah memilki teman yang halal. Jadi kalau yang belu menikah puasa dulu yaa,, hehe

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

 

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah , maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari  dan Muslim )

annashihah.com

Jadi silahkan yang sudah siap menikah untuk segera menikah, in syaa Allah hidup akan lebih bahagia.

Tujuan Menikah dalam Islam

Menikah pasti memeliki tujuan ada yang ingin memiliki keturunan, membentuk keluarga dll. Karena nikah adalah perjanjian yang berat “mitsaqan ghalidzo” jadi harus benar benar siap membangun tujuan bersama keluarga.

Tujuan menikah dalam Islam memiliki arti yang dalam, selain menciptakan generasi shalih/shalihah, Allah memberikan keberkahan dibalik pernikahan. Meski aktivitas bersama pasangan halal sederhana tapi bisa mendapatkan pahala yang besar disisi Allah.

Baca Juga 42 Hadits Arba’in

Berikut beberapa Tujuan Menikah dalam Islam sesuai Alquran dan Assunnah

.

  1. Melaksanakan Sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wa salam

Tujuan pertama menikah dalam islam adalah untuk merealisasikan Sunnah Rasulullah menjauhi dari perbuatan maksiat zina. Sebagai seorang muslim sudah sepatutnya kita meneladani beliau karena beliaulah sebaik-baik teladan. Salah satunya yaitu denagn menikah dengan niat yang baik

Sebagaimana dalam sebuah hadits

النِّكَاحُ سُنَّتِيْ فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِيْ فَلَيْسَ مِنِّيْ

 

“Menikah adalah sunnahku, barangsiapa yang tidak mengamalkan sunnahku, bukan bagian dariku. ” (HR. Ibnu Majah , dishahihkan Oleh Syaikh Al Albani).

Baca Juga Kedudukan wanita dalam islam

  1. Menikah akan menjauhkan seseorang dari zina

Tujuan Menikah dalam Islam yang kedua adalah Pernikahan adalah hal mulia dalam Islam, ikatan cinta yang akan bermanfaat dalam keharmonisan diri dan terhindar dari hal terlarang dalam agama

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

 

“Wahai para pemuda, jika kalian telah mampu, maka menikahlah. Sungguh menikah itu lebih menentramkan pandangan dan kelamin. Bagi yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa bisa menjadi tameng baginya.” (HR. Bukhari ).

 

  1. Menikah menjadi penyempurna Agama

Terasa indah jika menjalani hari hari kita bersama sang kekasih halal, sehingga biduk rumah tangga semakin harmonis. Nikah menjadi penyempurna Separuh dalam agama dan sebagainya adalah lisan.

Dari Anas bin Malik berkata, bahwa nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نَصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي

 

“Barangsiapa menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya). Dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah  dalam memelihara pada separuh yang lainnya (HR. Thabrani dan Hakim).

 

  1. Menikah termasuk menjalankan perintah Allah

Tujuan menikah dalam islam selanjutnya adalah Menikah menjadi jalan ibadah yang sangat di nanti dan di dampakan oleh pemuda, dan tidak perlu ragu akan kekurangan, justru dengan menikah Allah akan melapangkan rezeki yang banyak.

Yakinlah dengan usaha dan doa in syaa Allah akan dimudahkan.

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman

 

وَأَنكِحُوا اْلأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِن فَضْلِهِ وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيم

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur Ayat 32).

Diantara tafsira surat Am Nur ayat 32 diatas adalah, jika kalaian miskin maka Allah yang akan mencukupi Rizki kalian. Bisa jadi Allah mencukupinya dengan memberi sifat qonaah selalu merasa cukup dan bisa jadi Allah mengumpulkan dua Rizki sekaligus.

Dari ayat di atas, Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata,

 

التمسوا الغنى في النكاح

 

“Carilah kaya (hidup berkecukupan) dengan menikah.”  (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim mengenai tafsir ayat di atas).

menikah dalam islam

  1. Memperoleh keturunan yang shalih dan shalihah

Tujuan menikah dalam Islam selanjutnya adalah untuk mendapatkan keturunan. Salah satu jalan Investasi bagi ornag tua kelak setelah meninggal saat mempunyai anak shalih / shalihah akan mendoakan dan menjadi pahala jariyahnya.

Allah berfirman

وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ

 

“Allah menjadikan kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?.” (QS. An-Nahl ayat 72).

Baca Juga apa itu bulan muharram

  1. Menjadi penyenang hati untuk beribadah

Tujuan menikah dalam Islam selanjutnya adalah sebagai penyenang hati dalam beribadah, memebntuk pasangan yang bertakwa kepada Allah.

Allah berfirman

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

 

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon ayat 74)

 

  1. Menyiapkan generasi Rabbani

Tujuan menikah dalam Islam selanjutnya adalah menyiapkan generasi Rabbani yang berakhlak Karimah. Karena dengan generasi Rabbani akan menjadikan kita bisa berkumpul lagi di akhirat surga Allah. Dan akan menjadi tabungan amal shaleh bagi orang tua

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman

وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَٰنٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَآ أَلَتْنَٰهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَىْءٍ ۚ كُلُّ ٱمْرِئٍۭ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ

“Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS. At-Thur ayat 21).

 

  1. Mendapatkan ketenangan hati

Dengan menikah maka seseorang akan merasakan ketenangan dalam jiwanya karena sudah ada sosok teman yang ia cari selama ini. Perasaan tenang akan hadir setelah pernikahan.

Coba renungkan ayat berikut ini

وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا

 

“Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia ciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.” (QS al-Rum [30]: 21).

  1. Bermain dengan pasanag mendapatkan pahala

Menikah dalam Islam membuat seseorang bahagia, apabial tidak ada ikatan halal maka menyentuh lawan jenis saja dosa. Sedangkan kalau sudah halal bermain main dengan pasangan akan mendapatkan pahala

Dalam sebuah hadits yang artinya

 

“Main-main (yang bermanfaat) itu ada tiga: engkau menjinakkan kudamu, engkau menembak panahmu, engkau bermain-main dengan istrimu.” (HR. Ishaq bin Ibrahim  dari sahabat Abud Darda, dishahihkan Al Albani )

 

  1. Memberi nafkah adalah sedakah yang paling agung

Tujuan menikah dalam Islam yang selanjutnya adalah saat suami memberi nafkah untuk istri dan anaknya maka ia akan mwndupahala yang agung

Dalam sebuah hadits

أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيلِ اللهِ وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ فِي رَقَبَةٍ، وَدِينَارٌ تَصَدَّقْتَ بِهِ عَلَى مِسْكِينٍ، وَدِينَارٌ أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ، أَعْظَمُهَا أَجْرًا الَّذِي أَنْفَقْتَهُ عَلَى أَهْلِكَ

 

“Dinar yang Engkau infaqkan di jalan Allah (perang -pen), dinar yang Engkau infaqkan untuk membebaskan seorang budak, dinar yang Engkau sedekahkan kepada orang miskin, dan dinar yang Engkau infaqkan untuk keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah infaq yang Engkau berikan kepada keluargamu.” (HR. Muslim )

Baca Juga keutamaan wanita dalam islam

  1. Berhubungan dengan pasangan adalah sedekah

Tujuan menikah dalam Islam yang ke sebelas adalah berhubungan dengan pasangan merupakan shadaqah

Dalam sebuah hadits yang artinya

 

“Hubungan jima’  antara kalian adalah sedekah”. Para sahabat lantas ada yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian berhubungan pada wanita yang haram, kalian mendapatkan dosa? Maka demikian pula jika kalian berhubungan dengan wanita yang halal, kalian akan mendapatkan pahala” (HR. Muslim ).

 

Demikian pembahasan tentang tujuan menikah dalam islam semoga bermanfaat baarokallahu fiikum

Refrensi

Rumaysho

muslimah

Merdeka

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *