Press "Enter" to skip to content

5 Amalan di Awal Bulan Dzulhijjah akan mengubah hidupmu

nasihat 0

Bulan dzulhijjah adalah bulan ke 12 dalam bulan hijriah, yang mana di bulan ini ada hari-hari yang sangat istimewa tatkala seorang hamba melakukan amalan shalih. kapan itu? yaitu 10 hari awal bulan dzulhijjah Allah subhanahu wa ta’ala berfirman

وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2)

Dalam ayat ini Allah mengatakan malam yang sepuluh. Para ulama berbeda pendapat dalam menafsirkan ayat ini, ada yang mengatakan maksudnya adalah 10 malam terakhir bulan Ramadhan ada juga yang mengatakan 10 hari awal di bulan Dzulhijjah. Bisa di artikan bahwa 10 malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari malam yang lain dan 10 hari awal bualn Dzulhijjah (siang hari) lebih utama dari hari yang lain.

Bulan Dzulhijah termasuk bulan yang Allah muliakan, ada 4 bulan yang Allah muliakan yang dinamakan Syahrul hurum maksudnya adalah di dalamnya tidak ada peperangan , amalan di bulan itu akan lebih besar pahalanya begitu pulan perbuatan buruk akan lebih berat balasannya.
Diantara 4 bulan yang Allah muliakan adalah bulan Muharram, Rajab, Dzulqo’dah dan Dzulhijjah.

10 hari awal bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat luar biasa dan sayang jika seorang muslim melupakan bahkan meninggalkan amalan shalih di waktu itu, karena barang siapa yang beramal shaleh apa

 saja maka itu lebih baik dari pada hari hari yang lain. Sebagaimana hadits dari Ibnu Umar rodiyallahu ‘anhuma dari Nabi Shalallahu alaihi wa salam

 

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ

 

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah).” (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)

 

Bulan Dzulhijjah atau yang biasa di sebut bulan haji Juga ada puasa yang sangat mulia yang bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan akan datang yaitu yang di kerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Dan tanggal 10 kita merayakan idul adha dengan memotong hewan qurban bagi yang mampu

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَى كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.” (QS. Al-Hajj: 27-28)

Untuk mendapatkan pahala yang sangat besar di bulan Dzulhijjah mari kita memperbanyak amalan terutama di awal bulan (10 hari awal Dzulhijjah).

Apa saja amalan yang di anjurkan di 10 awal bulan dzulhijjah                               ?

Dari Ibnu Umar dari Nabi shalallahu alaihi wa salam bersabda, “Tidak ada kumpulan hari yang amal shaleh lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dikerjakan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi  menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Al-Bukhari, Abu Dawud dan  Ibnu Majah)

 

Amalan-amalan yang dianjurkan pada bulan Dzulhijjah

1. Puasa ‘Arafah

Adalah puasa Sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 bulan Dzulhijjah dianjurkan bagi yang tidak haji di Makkah.
Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)
Sungguh sangat mulia puasa 1 hari maka dosa kita akan di hapuskan 2 tahun. Mari kita puasa besok di tanggal 9

 

2. Bertakbir dan berzikir

annashihah.com

Memperbanyak dzikir termasuk di dalamnya tahlil, tasbih, istigfar, tahmid, takbir dan memperbanyak doa adalah suatu amalan yang dianjurkan di bulan ini, tidak hanya dijalankan pada bulan Dzulhijjah saja tetapi juga dibiasakan pada keseharian kita.
Ibnu ‘Abbas berkata, “Berdzikirlah kalian pada Allah di hari-hari yang ditentukan yaitu 10  hari pertama Dzulhijah dan juga pada hari-hari tasyriq.” Ibnu ‘Umar dan Abu Hurairah pernah keluar ke pasar pada sepuluh hari pertama Dzulhijah, lalu mereka bertakbir, lantas manusia pun ikut bertakbir. Muhammad bin Ali pun bertakbir setelah shalat sunnah”

3. Berhaji dan umroh

keutamaan bulan dzulhijjah

Ibadah haji merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima dan wajib bagi siapa yang mampu baik dalam financial maupun fisik.

Allah subhanahu wa ta ‘ala berfirman
“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al Baqarah [2]; ayat: 196-197)

4. Berqurban

Berqurban merupakan ibadah puncak karena idul adha memliki makna berqurban meneladani kisah nabi Ibrahim dan anaknya Ismail. Berqurban bisa berupa kaming/domba, sapi, unta, di sembelih setelah shalat idul adha tanggal 10 sampai tanggal 13 Dzulhijjah yang dinamakan juga hari tasyrik (haram berpuasa dihari itu).
Dalil di syariatkan berqurban adalah firman Allah dalam surat Al Kautsar
“Dirikanlah shalat dan berqurbanlah”
Jumhur ulama menafsirkan ayat tersebut dengan “Berqurbanlah pada hari Idul Adha (yaum an-Nahr). Berqurban merupakan ungkapan rasa cinta dan ketaqwaan seorang muslim kepada Allah.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik”. (QS. Al-Hajj [22]; ayat: 37)

5.Bertaubat

annashihah.com

sebagai seorang manusia sudah sepantasnya bagi kita untuk senantiasa bertaubat dari kemaksiatan, membersihkan jiwa dari dosa dan berusaha utuk tidak kembali melakukan dosa dengan taubatan nasuha (taubat dengan sebenar-benarnya)  Allah telah berfirman

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya), sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang“. (QS. An-Nahl [16]; ayat : 119)

Sangatlah besar keistimewaan beramal di 10 hari bulan Dzulhijjah, pahala akan dilipatgandakan berkali lipat karena dicintai oleh Allah. Ini merupakan Karunia dan nikmat yang sangat besar dari Arrahman Sang Maha Pemurah bagi para hamba-Nya.

Mari kita tingkatkan amalan shalih apapun karena sejatinya semua amalan shalih yang kita kerjakan akan Allah ganjar dengan pahala yang besar.

anda juga bisa membaca keutamaan bulan dzulhijjah 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *