Press "Enter" to skip to content

Arti Tauhid dan 8 Manfaat tauhid yang harus kamu ketahui

nasihat 0

Arti dan makna tauhid serta keutamaan orang yang bertauhid

Apa yang dimaksud dengan tauhid? dan apa manfaat tauhid untuk manusia? sudah cukupkah hanya dengan meyakini Allah sudah masuk surga

manfaat tauhid

Arti tauhid Secara bahasa adalah mengesankan, tauhid adalah bentuk prulal dari kata kerja/fi’il وَحَّدَ   yang artinya mengesakan. Sedangkan secara istilah tauhid adalah mengesakan Allah / menjadikan Allah satu-satunya yang berhak untuk di sembah dengan benar.

Ini menunjukan bahwa ada sesembahan selain Allah, bisa jadi berupa malaikat, nabi, pohon dan yang lainnya. Maka arti tauhid adalah menjadikan hanya Allah saja yang berhak untuk disembah. Sebagaimana dalam kaliamat  syahadatلاَاِلٰهٰ إِلاَ الَلهُ  Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah”. Dalam kalimat ini ada 2 susunan kata yaitu penafian (meniadakan) dan pengisbatan (menetapkan) maksudnya adalah tidak ada sesembahan sama sekali (ini kalimat pertama) dan kedua kecuali Allah (menetapkan) jadi inilah makna Tauhid yang benar harus ada peniadaan dan penetapan.

Pembagian Tauhid

Tauhid di bagi menjadi tiga

Pembagian ini berdasarkan Ayat-ayat Al-Qur’an bahwa tauhid dibagi menjadi tiga, oleh sebab itu pembagian ini bukan suatu istilah yang diada-adakan oleh orang.pembagian tauhid menjadi tiga menjadikannya mudah dalam memahami perkara Aqidah.

Dari berbagai dalil yang ada dalam al-Qur’an, as-Sunnah, dan atsar Salafush Shalih, para ulama membagi tauhid ke dalam tiga bagian,

Tauhid Rububiyah

Tauhid Rubibiyah artinya meyakini bahwa Allah yang menciptakan, memebririzki, yang menghidupkan dan mematikan dan mengatur alam semesta. Tidak ada yang bisa melakukan itu kecuali hanya Allah subhanahu wa ta’ala. Inilah tauhid mengesakan Allah dalam hal perbuatan.

Diantara dalil tentang tauhid rububiyah adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala dalam surat Al A’rof surat ke tujuh ayat 54

إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ ٱسْتَوَىٰ عَلَى ٱلْعَرْشِ

Artinya “ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Maha Suci Allah Tuhan semesta alam”

Dalil yang lain juga ada dalam surat al-mu’minun surat ke 23 ayat 84-89

قُلْ لِمَنِ الْأَرْضُ وَمَنْ فيها إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ َ

Katakanlah Kepunyaan siapa­kah bumi dan siapa pun yang ada di dalamnya, jika kamu tahu?

 

سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلا تَذَكَّرُونَ

Niscaya mereka akan menjawab Allah, maka katakanlah (Kalau demikian), apakah kamu tidak juga ingat?

 

قُلْ مَنْ رَبُّ السَّماواتِ السَّبْعِ وَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظيمِ َ

katakanlah Siapakah Tuhan Pemilik langit yang tujuh dan Tuhan yang mempunyai `Arasy yang besar?

 

سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ أَفَلا تَتَّقُونَ

Niscaya mereka akan menjawab Allah! Tanyakan (kembali): Apakah kamu tidak juga mau bertakwa?

 

قُلْ مَنْ بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْ‏ءٍ وَ هُوَ يُجيرُ وَلا يُجارُ عَلَيْهِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Tanyakan (pula)Di tangan siapakah kekuasaan tiap-tiap sesuatu, sedang Dia Yang Melindungi  dan tidak ada yang dapat dilindungi (dari murkaNya), jika kamu mengetahui?

 

سَيَقُولُونَ لِلَّهِ قُلْ فَأَنَّى تُسْحَرُونَ َ

Niscaya mereka akan menjawab: Kepunyaan Allah. Katakanlah: Kalau demikian apakah yang menyebabkan kamu tertipu?

baca juga keutamaan haji

Itulah arti tauhid rububiyah

Tauhid Uluuhiyyah

Yang kedua adalah tauhid uluuhiyyah yang artinya mengeesakan Allah dalam peribadahan yaitu beribadah hanya kepada Allah saja. Shalat hanya untuk Allah, Doa, qurban dan lain-lain dari semua ibadah harus di tunjukan hanya kepada Allah. Tidak ada sekutu bagi -Nya dalam peribadahan.

Orang-orang pada zaman nabi (kaum kafir Quraisy percaya dengan adanya Allah meyakini tauhid rububiyah akan tetapi mereka tidak mau untuk mengesahkan Allah, mereka masih juga menyembah berhala-berhala mereka. Maka seseorang tidak cukup hanya tauhid rububiyah saja. Sebagai Allah terangkan dalam Al-Qur’an

Jadi orang yang mengaku beriman kepada Allah tapi dia masih meminta kepada selain Allah menunjukan lemah tauhidnya dan harus diperbaiki.

Diantara dalil yang menunjukkan arti tauhid uluuhiyyah adalah dalam surat azzumar surat yang ke tiga buluh sembilan ayat 14-15

قُلِ ٱللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُۥ دِينِى

Artinya Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku”.

Masih banyak lagi dalil yang menunjukkan pengesaan kepada Allah, bahkan kebanyakan isi Al-Qur’an menerangkan tentang arti tauhid uluuhiyyah. Sebagaimana kalimat Tauhid lama ilaaha illallah yang menjadi rukun Islam yang pertama.

Seperti yang diatas kalimat tauhid lama ilaaha illahllah tersusun dari dua rukun yaitu An Nafyu yaitu meniadakan sesembahan dan Al Isbat yaitu menetapkan hanya Allah Tuhan yang berhak untuk di sembah.

Tauhid Asma wa Shifat

Ketiga tauhid asma wa shifat artinya mengesankan Allah dalam nama-nama dan sifat-sifatnya. Menetapkan nama dan sifat yang sudah Allah tetapkan pada diri-Nya dan Rasulnya shalallahu alaihi wa salam. Wajib bagi kita mengimani dan menetapkan nama dan sifat Allah  tanpa tahrif (mengubah lafadz atau maknanya), ta’til (meniadakan atau mengingkari sifat-sifat Allah),takyif (menggambarkan”bagaimana” sifat Allah) maupun tamsil ( memisalakan sifat Allah dengan makhluk).

Diantar dalil yang menunjukkan arti tauhid asma wa shifat adalah firman Allah dalam surat Thaha surat ke dua puluh ayat 8

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ ٱلْأَسْمَآءُ ٱلْحُسْنَىٰ

Artinya Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai al asmaaul husna (nama-nama yang baik),

 

Diantara dalil yang menunjukkan ketiga tauhid tersebut ada dalam firman Allah di surat Maryam surat yang ke sembilan belas ayat 65

رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَاعْبُدْهُ وَاصْطَبِرْ لِعِبَادَتِهِ ۚ هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَمِيًّا

 

Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?

 

Itulah pembagian tauhid menjadi tiga berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah

 

Manfaat Tauhid

annashihah.com

Apa sih manfaat kalau kita sudah bertauhid?

Baca juga Bulan dzulhijjah

Ada banyak manfaat tauhid akan tetapi akan kami paparkan beberapa manfaat tauhid

 

  1. Tauhid mengantarkan manusia ke surga

Nabi shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

مَنْ شَهِدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ ، وَأَنَّ عِيسَى عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ وَكَلِمَتُهُ ، أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ ، وَرُوحٌ مِنْهُ ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ ، أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ عَلَى مَا كَانَ مِنَ الْعَمَل

 

Artinya “Barangsiapa bersaksi bahwa tidak ada sesembahan (yang haq) kecuali Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwasanya Muhammad adalah hamba-Nya dan rasul (utusan-Nya), dan (bersaksi)bahwasanya ‘Isa adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan (bersaksi bahwa) kalimat-Nya yang dihembuskan kepada Maryam dan ruh dari-Nya, dan (bersaksi bahwasanya) surga adalah haq (benar adanya) dan neraka adalah haq maka Allah masukkan dia ke dalam surga atas apa yang dahulu dia perbuat”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadits yang lain

 

مَنْ لَقِيَ اللهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ

 

“Barangsiapa bertemu Allah dalam keadaan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu (apapun), niscaya dia akan masuk jannah.” (HR. Al Bukhari & Muslim)

manfaat tauhid yang pertama ini menjadikan seseorang bisa masuk surga

  1. Tauhid adalah bentuk keimanan yang paling tinggi dan mulia

Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa iman itu bertingkat-tingkat, dan tingkatan yang paling tinggi adalah kalimat tauhid lama ilaaha illallah.

Nabi kita Muhammad shalallahu alaihi wa salam bersabda

الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ، أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً، فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ، وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ

“Iman itu ada tujuh puluh atau enam puluh lebih cabang, yang paling tinggi adalah ucapan lama ilaaha illallah, sedangkan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan di jalan dan malu juga termasuk dari cabang keimanan”. (H.R. Muslim)

 

  1. Tauhid mengharamkan manusia dari neraka

Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda

“Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’alaa mengharamkan neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah dengan mengharap wajah Allah”. (H.R. Bukhori & Muslim)

manfaat tauhid yang ke tiga ini menjadikan seseorang terbebas dari api neraka

4.Tauhid adalah syarat diterimanya amalan

Allah subhanahu wa ta’alaa berfirman

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

 

“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabbnya.” (QS. Al-Kahfi: 110)

 

Ibnu Katsir menjelaskan arti ayat ini adalah “Maka hendaklah ia mengerjakan amal shalih”, maksudnya adalah sesuai syariat Allah dan mengikuti petunjuk Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam. Dan “janganlah ia mempersekutukan dengan sesuatu apapun dalam beribadah kepada Rabnya” maksudnya adalah selalu mengharap wajah Allah dan tidak berbuat syirik. Inilah syarat supaya alaman bisa di terima ikhlas dalam beribadah dan mengikuti petunjuk dan contoh Rasulullah shalallahu alaihi wa salam.

 

  1. Tauhid adalah sebab seorang hamba bisa diampuni

Hal ini berdasarkan firman Allah subhanahu wa ta’alaa dalam surat An Nisaa ayat 116

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا

Artinya Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

  1. Tauhid bisa mengantarkan seseorang masuk surga tanpa hisab

manfaat tauhid ke enam adalah masuk surga tanpa hisab

Ketika para shahabat bertanya-tanya tentang 70.000 orang dari umat Muhammad yang masuk jannah tanpa hisab dan tanpa adzab, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 

هُمُ الَّذِينَ لَا يَسْتَرْقُونَ، وَلَا يَكْتَوُونَ، وَلَا يَتَطَيَّرُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

 

“… mereka adalah orang-orang yang tidak minta diruqyah, tidak minta dikay dan tidak mengundi nasib dengan burung dan sejenisnya dan mereka bertawakkal hanya kepada Allah.” (HR. Imam Ahmad)

 

  1. Tauhid sumber keamanan di dunia dan akhirat

Syaikh Muhammad ibn Utsaimin mengatakan bahwa

“Orang-orang yang ikhlas dalam ibadah hanya untuk Allah dan mereka tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, mereka akan mendapatkan keamanan pada hari kiamat dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk dunia dan akhirat”.

Sebagaimana yang telah Allah firmankan

 

الَّذِينَ أمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيْمَانَهُم بِظُلْمٍ أُولئكَ لَهُمُ اْلأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

 

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan keimanan mereka dengan kezaliman, mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al An’am : 82)

 

Yang dimaksud dengan kezaliman pada ayat di atas adalah syirik sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud :

 

Tatkala ayat ini turun para sahabat bertanya ” wahai Rasulullah, siapa diantara kami yang tidak pernah menzalimi dirinya sendiri? Maka nabi menjawab dan menjelaskan” Bukan seperti itu maksudnya, apakah kalian tidak mendengar perkataan Lukman Al Hakim kepada anaknya ketika beliau memberi pelajaran kepadanya ‘wahai anaku janganlah kalian berbuat syirik, sesungguhnya kesyirikan itu adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (H.R. Bukhori)

  1. Orang yang bertauhid akan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam

manfaat tauhid yang ke delapan bahwa  yang bertauhid orang akan mendapat syafaat nabi

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, ada yang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

 

يا رسولَ اللهِ ، مَن أسعَدُ الناسِ بشَفاعتِك يومَ القيامةِ ؟ قال رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم : لقد ظنَنتُ – يا أبا هُرَيرَةَ – أن لا يَسأَلَني عن هذا الحديثِ أحدٌ أولَ منك ، لمِا رأيتُ من حِرصِك على الحديثِ ، أسعَدُ الناسِ بشَفاعَتي يومَ القيامةِ ، مَن قال لا إلهَ إلا اللهُ ، خالصًا من قلبِه ، أو نفسِه.

 

“Katakanlah wahai Rasulullah, siapa yang berbahagia karena mendapat syafa’atmu pada hari kiamat kelak?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Wahai Abu Hurairah, aku merasa tidak ada yang bertanya kepadaku tentang hal ini selain engkau. Yang aku lihat, ini karena semangatmu mempelajari hadits. Yang berbahagia dengan syafa’atku pada hari kiamat nanti adalah yang mengucapkan laa ilaha illallah dengan ikhlas dalam hatinya.” (HR. Bukhari)

itulah manfaat tauhid dan arti tauhid yang sangat agung semoga kita bisa mendapatkannya aamiin

annashihah.com

refrensi

tafsiweb.com

umma.id

#Arti Tauhid  #Manfaat Tauhid

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *