Press "Enter" to skip to content

Arti Shalawat Kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam dan 3 Keutamaan serta bacaan Shalawat

nasihat 0

Arti Shalawat Kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam, Keutamaan Shalawat dan kapan kita membacanya

shalawat kepada nabi muhammad

Arti shalawat kepada nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam

Saat kita membaca shalawat “shalallahu alaihi wa salam ‘ala nabiyyina Muhammad” semoga shalawat dan salam dari Allah kepada nabi kita Muhammad. Apa artinya?

Menurut ulama yang berasal dari Indonesia yang dahulu mengajar di Saudi yaitu Imam Nawawi Al Bantani rahimahullah berkata bahwa maksud shalawat dari Allah adalah semoga Allah menambahkan kemulian. Sedangkan arti salam adalah semoga Allah memberikan penghormatan yang tinggi dan derajat yang mulia.

Ada ulama yang lain mengatakan bahwa shalawat dari Allah artinya Rahmat, shalawat dari malaikat artinya ampunan, sedangkan shalawat dari manusia artinya dia.

Jika kita mengatakan semoga shalawat dan salam kepada nabi Muhammad dari Allah artinya semoga Allah merahmati beliau

Jadi jika kita mengatakan semoga shalawat pada beliau dari malaikat, artinya doa berupa ampunan dari malaikat

Jika kita mengatakan shalawat kepada beliau dari manusia maka artinya doa kebaikan dari manusia itu

Menurut Syaikh Muhammad Bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan bahwa shalawat itu lebih istimewa dari pada doa Rahmat.

Pengertian yang lain yang bagus mengenai shalawat adalah sebagaiman yang di tuturkan oleh Abul ‘Aliyah rahimahullah bahwa shalawat dari Allah maksudnya adalah pujian Allah pada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam di sisi para malaikat, sedangkan shalawat dari Malaikat maksudnya adalah doa.

Sudah sepantasnya kita seorang muslim untuk shalawat kepada nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam karena itulah salah satu bukti cinta kita kepada beliau. Karena para ulama pernah mengatakan ” Barangsiapa mencintai sesuatu maka ia akan Sering menyebutnya”.

 

Keutamaan shalawat kepada nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam

Amalan yang ringan akan tetapi memiliki pahala yang banyak yang terkadang sering di lalaokan oleh manusia atau mungkin belum tahu, adalah shalawat untuk nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam

Banyak sekali keutamaan kita membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wa salam, diantaranya

1.barangsiapa  Shalawat kepada nabi Muhammad shalllahu ‘alaihi wa salam akan mendapatkan syafaat

Dalam sebuah hadits dari Abdullah bin Amr bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ أَوْ سَأَلَ لِي الوَسِيْلَةَ حَقَّتْ عَلَيْهِ شَفَاعَتِي يَوْمَ القِيَامَةِ

 

“Barangsiapa bershalawat kepadaku atau meminta agar aku mendapatkan wasilah, maka dia berhak mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat nanti.” (Hadits ini dishahihkam oleh Syaikh Al Albani)

 

Maa syaa Allah sungguh luar biasa, dengan kita membaca shalawat kepada nabi muhammad, kita bisa mendapatkan syafaat nabi kelak di hari akhir disaat semua orang sangat membutuhkan bantuan.

Jadi Jangan tinggalkan hari hari kita tanpa bershalawat kepada beliau. Apalagi hari Jum’at kita disuruh untuk memperbanyak shalawat.

Annashihah.com

  1. Barangsiapa shalawat kepada  nabi muhammad satu kali akan di balas sepuluh kali

Kita cuma membaca shalawat satu kali Allah akan balas sepuluh kali, sungguh amalan yang mudah akan tetapi mungkin masih sering kita lalaikan.

Dalam sebuah hadits yang di riwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

 

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

  1. Barangsiapa shalawat kepada nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam akan digugurkan dosa dan diangkat derajat

Dengan kita membaca shalawat kepada nabi Muhammad kita akan dihapuskan dosa dan diangkat derajat kita di surga

Ada sebuah hadits yang menerangkan hal itu, dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً ، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ

 

“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)”. (H.R An Nasai dan Ahmad)

 

Kapan baca shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam?

Dalam ayat yang Allah firmankan dalam surat Al Ahzab ayat 56, Allah memerintahkan kita untuk membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam

 

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

 

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab: 56)

Baca Juga Keutamaan Haji Mabrur

Imam Ibnu Katsir mengatakan dalam menafsirkan ayat ini Bahwa sesungguhnya Allah subhanhu wata’ala mengabarkan kepada hamba-Nya mengenai kedudukan Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam sebagai hamba dan juga Nabi Allah di tempat yang tinggi. Malaikat yang dekat akan terus menyanjung beliau juga akan mendoakan beliau shalallahu alaihi wa salam. Begitu pula Allah memerintahkan pada  makhluk-Nya yang ada di bumi untuk bershalawat dan salam kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam. Jadi makhluk yang ada di bumi dan laingit semua menyanjung beliau shalallahu alaihi wa salam.

 

Diantara waktu yang dianjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam adalah.

 

  1. Bershalawat pada hari Jum’at

Shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam sangat dianjurkan apalagi di hari Jum’at, kita di perintahkan untuk memperbanyak shalawat.

Sebagaiman hadits dari Abu Umamah Radhiyallahu Anhu bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa salam bersabda

 

أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً

 

 

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Al-Baihaqi, Syaikh Al-Albani menyatakan bahwa hadits ini hasan lighairihi ‘hasan dilihat dari jalur lain’).

 

Maa syaa Allah menjadi orang terdekat nabi adalah keinginan semua orang karena orang yang dekat dengan nabi di hari akhir berarti dia adalah orang yang istimewa. Maka perbanyaklah shalawat kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam.

  1. Bershalawat ketika ada Nama Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam di ucapkan

Jadi ketika ada orang mengatakan nabi Muhammad maka kita sebagai umatnya membaca shalawat untuk beliau shalallahu alaihi wa salam. Karena kata nabi kalau di sebut nama beliau dan orang tersebut enggan untuk bersholawat maka itulah orang yang pelit.

sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda yang artinya

“Sungguh celaka, orang yang disebut namaku di sisinya lantas ia tidak bershalawat untukku.” (HR. Tirmidzi  Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

 

Dari ‘Ali bin Abi Thalib, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Baca Juga 42 Hadits Arba’in

  1. Bershalawat ketika berdoa

Salah satu cara agar doa kita dikabulkan Allah adalah sebelum berdoa kita membaca shalawat kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terlebih dahulu.

Fudhalah bin ‘ubaid berkata

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar seseorang memanjatkan doa dalam shalatnya, lalu ia tidak memanjatkan shalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau pun berkata, “Orang ini terlalu tergesa-gesa dalam doanya.” Kemudian beliau memanggilnya lalu menegurnya atau mengatakan pada lainnya, “Jika salah seorang di antara kalian berdoa, maka mulailah dengan memuji Allah, menyanjung-Nya, lalu bershalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu mintalah doa yang diinginkan.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud, Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al-Hafizh Abu Thahir menilai sanad hadits tersebut hasan).

 

Maka sebelum berdoa sempatkan untuk memuji Allah dahulu kemudian shalawat kepada nabi Muhammad lalu mintalah apaupun kepada Allah in syaa Allah akan terkabukan

 

  1. Bershalawat saat masuk dan keluar masjid

Dari Fatimah putri Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, ia berkata bahwa ketika beliau shalallahu alaihi wa salam masuk masjid, nabi mengucapkan

بِسْمِ‭ ‬اللَّهِ‭ ‬وَالسَّلاَمُ‭ ‬عَلَى‭ ‬رَسُولِ‭ ‬اللَّهِ‭ ‬اللَّهُمَّ‭ ‬اغْفِرْ‭ ‬لِى‭ ‬ذُنُوبِى‭ ‬وَافْتَحْ‭ ‬لِى‭ ‬أَبْوَابَ‭ ‬فَضْلِكَ

artinya: Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu).” Lalu ketika keluar masjid, beliau mengucapkan,

 

بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى ذُنُوبِى وَافْتَحْ لِى أَبْوَابَ فَضْلِكَ

 

“BISMILLAH WASSALAAMU ‘ALA ROSULILLAH. ALLAHUMMAGHFIR LII DZUNUUBI WAFTAHLII ABWABAA FADHLIK (artinya: Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah padaku pintu karunia-Mu).” (HR. Ibnu Majah  dan Tirmidzi Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sahih).

 

  1. Membaca shalawat setelah kumandang adzan

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Al Ash Radhiyallahu Anhuma ia mendengar nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam bersabda

إِذَا‭ ‬سَمِعْتُمُ‭ ‬الْمُؤَذِّنَ‭ ‬فَقُولُوا‭ ‬مِثْلَ‭ ‬مَا‭ ‬يَقُولُ‭ ‬ثُمَّ‭ ‬صَلُّوا‭ ‬عَلَىَّ‭ ‬فَإِنَّهُ‭ ‬مَنْ‭ ‬صَلَّى‭ ‬عَلَىَّ‭ ‬صَلاَةً‭ ‬صَلَّى‭ ‬اللَّهُ‭ ‬عَلَيْهِ‭ ‬بِهَا‭ ‬عَشْرًا‭ ‬ثُمَّ‭ ‬سَلُوا‭ ‬اللَّهَ‭ ‬لِىَ‭ ‬الْوَسِيلَةَ‭ ‬فَإِنَّهَا‭ ‬مَنْزِلَةٌ‭ ‬فِى‭ ‬الْجَنَّةِ‭ ‬لاَ‭ ‬تَنْبَغِى‭ ‬إِلاَّ‭ ‬لِعَبْدٍ‭ ‬مِنْ‭ ‬عِبَادِ‭ ‬اللَّهِ‭ ‬وَأَرْجُو‭ ‬أَنْ‭ ‬أَكُونَ‭ ‬أَنَا‭ ‬هُوَ‭ ‬فَمَنْ‭ ‬سَأَلَ‭ ‬لِىَ‭ ‬الْوَسِيلَةَ‭ ‬حَلَّتْ‭ ‬لَهُ‭ ‬الشَّفَاعَةُ

“Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Muslim).

 

 

  1. Membaca shalawat pada tasyahud akhir

Sebagaimana dalam hadits, dari Ka’ab bin Ujrah Radhiyallahu Anhu, ia berkata Rasulullah shalallahu alaihi wa salam keluar menemui kami, lalu kami berkata ” wahai Rasulullah kami telah mengetahui bagaimana kami harus mengucapkan salam kepadamu, lalu bagaimana kami bersholawat kepadamu? Beliau menjawab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

“ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA AALI MUHAMMAD KAMAA SHOLLAITA ‘ALA IBROOHIM WA ‘ALA AALI IBROHIM, INNAKA HAMIDUN MAJIID. ALLAHUMMA BAARIK ‘ALA MUHAMMAD WA ‘ALA AALI MUHAMMAD KAMAA BAAROKTA ‘ALA IBROHIM WA ‘ALA AALI IBROHIMM INNAKA HAMIDUN MAJIID (artinya: Ya Allah, semoga shalawat tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, semoga berkah tercurah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana tercurah pada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bacaan shalawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam yang sesuai Sunnah

Saat kita membaca shalawat kepada nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam jangan sampai kita salah atau bahkan tidak sesuai dengan yang nabi ajarkan karena itu akan sia-sia bahkan tertolak.

Diantara bacaan shalawat yang diajarkan nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam adalah

 

[1] Dari Zaid bin Abdullah berkata bahwa sesungguhnya mereka dianjurkan mengucapkan,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ

 

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad an nabiyyil ummiyyi. [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad Nabi yang Ummi]” (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Syaikh Al Albani mengomentari bahwa hadits ini shohih)

 

[2] Dari Ka’ab bin ‘Ujroh, beliau mengatakan,

“Wahai Rasulullah, kami sudah mengetahu bagaimana kami mengucapkan salam padamu. Lalu bagaimana kami bershalawat padamu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ucapkanlah,

 

اللَّهُمَّ صّلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

 

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada kerabat Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia] (Fadhlu Ash Sholah ‘alan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Syaikh Al Albani mengomentari bahwa sanad hadits ini shohih)

 

[3] Dalam riwayat Bukhari terdapat lafazh shalawat sebagai berikut,

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

 

“Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama shollaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad kama barokta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaka hamidun majid.” [Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi shalawat kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, berilah keberkahan kepada Muhammad dan kerabatnya karena engkau memberi keberkahan kepada Ibrahim dan kerabatnya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia]

shalawat kepada nabi muhammad

Itulah bacaan shalawat kepada nabi Muhammad shalallahu ‘aliahi wa salam yang dapat kita amalkan dan hendaknya kita mencukupkan diri dengan shalawat yang telah diajarkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Janganlah kita mengamalkan shalawat yang sebenarnya tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apalagi mengandung kesyirikan

Demikian Pembahasan tentang shalawat kepada nabi muhammad

Semoga Bermanfaat, baarokallahu fiikum

 

Refrensi

Dirangkup dari beberapa artikel di Rumaysho

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *